
|
 |
Di Kecamatan Sabu Timur, tepatnya Desa Bordae di Dusun Bali, ada seorang tokoh adat masyarakat yang sangat disegani dan ditakuti oleh seluruh masyarakat agama suku yang dikenal dengan nama Jingitiu (agama suku). Tokoh yang terkenal itu adalah Bapak Ga Dari alias Ama Djari Ga. Lahir di Unu Putoka dusun Bali, kira-kira pada tahun 1928. |
Ayahnya bernama Karel Kore Mega dan Ibunya bernama Dari Mannao. Bapak Ga Dari diangkat sebagai kepala suku sekaligus Ketua Pemangku Adat di Kecamatan Sabu Timur, yang dalam struktur pemerintahan adat di Sabu, disebut dengan "Doheleo", pangkat tertinggi dari agama suku Jingitiu.
Di Awal Mei 2005, ketika Bapak Ga Dari tepat berusia 77 tahun, Allah menunjukan kuasa dan kasihNya kepada Bapak Ga Dari melalui suatu pelayanan penginjilan yang dilakukan oleh Tenaga Penanam Gereja (TPG) yang memakai modul Proyek Filipus, yaitu Ibu Pdt. Th. Kana Pau. Sejak bulan MEi 2005 bapak Ga Dari sekeluarga (istri, anak, menantu dan cucu-cucu serta beberapa orang pengikut), mengambil keputusan iman dalam hidup mereka untuk mengikut dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi lewat suatu Baptisan Kudus yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2005 di Jemaat Imanuel Bodae Klasis Sabu Timur. Jumlah yang dibaptis seluruhnya 25 orang. Bapak Ga Dari kini menjadi seorang Kristen dengan nama baptis Bapak Gamalie Manno.
Selamat kepada Bapak Gamalie Manno, kiranya Tuhan memberkati.
Disampaikan oleh Bpk. R. Bungan Koreh, STP.
Korlok Medikar GMIT, PGI-YASUMA, Kupang
|